Monday, June 1, 2026

MENTORING ORGANISASI 03 • LDHK FH UNSRAT

 


—————— Selasa, 12 Mei 2026 Nutrihub Manado.

"Talk to Inspire: Mastering Public Speaking and Professional MC Skills".

Kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu keterampilan yang tidak hanya dibutuhkan dalam organisasi, tetapi juga menjadi bekal penting dalam dunia profesional. Menyadari pentingnya kemampuan tersebut, Departemen Pendidikan dan Pengembangan Anggota (PPA) dari Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi kembali menyelenggarakan MENtoring Organisasi 03 (MENOR) dengan tema “Talk to Inspire: Mastering Public Speaking and Professional MC Skills.”

Kegiatan ini menghadirkan Demisioner Bendahara Umum Kabinet Muara LDHK, Kak Fierza Abram, S.H., yang membagikan pengalaman, pengetahuan, dan strategi praktis mengenai seni berbicara di depan umum serta keterampilan menjadi Master of Ceremony (MC) yang profesional dan berkesan.


──────────────────────────────────────

Dalam kehidupan organisasi, kemampuan berbicara sering kali menjadi jembatan antara gagasan dan tindakan. Ide yang luar biasa sekalipun akan sulit dipahami apabila tidak disampaikan dengan baik. Oleh karena itu, public speaking bukan hanya tentang keberanian berbicara di depan banyak orang, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan pesan secara efektif, jelas, dan mampu memberikan pengaruh positif kepada audiens. Melalui MENOR 03, peserta diajak untuk memahami bahwa komunikasi yang baik merupakan salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan, kepemimpinan, dan profesionalitas.

Dalam pemaparannya, Kak Fierza menekankan bahwa public speaking bukanlah bakat yang hanya dimiliki oleh segelintir orang. Sebaliknya, kemampuan tersebut merupakan keterampilan yang dapat dilatih dan dikembangkan melalui pengalaman, latihan, serta keberanian untuk terus mencoba. Kemampuan berbicara yang baik memungkinkan seseorang untuk menyampaikan ide secara terstruktur, membangun koneksi dengan audiens, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam berbagai situasi, baik dalam forum organisasi, dunia akademik, maupun lingkungan profesional.

Bagi mahasiswa hukum, kemampuan ini menjadi semakin penting karena profesi hukum sangat erat kaitannya dengan kemampuan argumentasi, presentasi, negosiasi, dan komunikasi persuasif.

Selain membahas public speaking, kegiatan ini juga mengupas keterampilan menjadi seorang MC profesional. Seorang MC tidak hanya bertugas membaca susunan acara, tetapi juga menjadi penghubung antara seluruh rangkaian kegiatan dengan para peserta yang hadir. Dimana, seorang MC yang baik harus mampu menciptakan suasana yang nyaman, menjaga ritme acara, mengelola dinamika forum, serta menghadirkan energi positif yang membuat audiens tetap terlibat dari awal hingga akhir kegiatan.

Dalam organisasi, peran MC sering kali menjadi wajah pertama yang dilihat peserta. Oleh karena itu, kemampuan membangun komunikasi yang hangat, profesional, dan adaptif menjadi hal yang sangat penting.


──────────────────────────────────────

Sesuai dengan tema Talk to Inspire, peserta diajak untuk memahami bahwa tujuan utama berbicara bukan sekadar didengar, melainkan mampu memberikan inspirasi dan nilai kepada orang lain. Komunikasi yang efektif lahir dari pemahaman terhadap audiens, penguasaan materi, serta kemampuan menyampaikan pesan dengan ketulusan dan kepercayaan diri. Ketika seseorang berbicara dengan keyakinan dan tujuan yang jelas, pesan yang disampaikan akan memiliki dampak yang lebih besar. 

Dan dengan melalui berbagai pengalaman yang dibagikan oleh Kak Fierza, peserta memperoleh gambaran bahwa kemampuan berbicara bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk membangun pengaruh positif di lingkungan sekitar.

Salah satu pesan penting yang menjadi refleksi dalam kegiatan ini adalah bahwa setiap pembicara hebat pernah mengalami rasa gugup dan ketidakpercayaan diri. Kemampuan berbicara yang baik tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses belajar, latihan, dan keberanian untuk terus berkembang. Dan, MENOR 03 menjadi ruang pembelajaran yang mengingatkan bahwa kesalahan dalam berbicara bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Justru dari setiap pengalaman itulah seseorang dapat memperbaiki diri dan menjadi komunikator yang lebih baik.


──────────────────────────────────────

Melalui MENOR 03 LDHK ini, kemudian kembali menghadirkan ruang pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan anggota, baik dalam kehidupan organisasi maupun dunia profesional. Kegiatan ini tidak hanya membekali peserta dengan teknik public speaking dan keterampilan MC, tetapi juga menanamkan pemahaman bahwa komunikasi adalah sarana untuk membangun hubungan, menyampaikan gagasan, dan menginspirasi perubahan.

Pada akhirnya, kemampuan berbicara yang baik bukan tentang seberapa banyak kata yang diucapkan, melainkan tentang seberapa besar dampak yang dapat ditinggalkan.




Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak

Salam Konstitusi ✊🏻

#KABINETNAWASENA

#LDHKFHUNSRAT

No comments:

Post a Comment

SEMINAR NASIONAL • LDHK FH UNSRAT

  —————— Jumat, 22 Mei 2026 Auditorium FPIK Universitas Sam Ratulangi. "Dinamika Demokrasi dan Kelembagaan Negara: Analisis Kritis Terh...