LDHK FH UNSRAT
Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak, Mahasiswa Indonesia, LDHK, Salam Konstitusi✊🏻. #LDHKFHUNSRAT #KABINETNAWASENA
Saturday, October 3, 2026
PENA KTI LDHK FH UNSRAT.
Wednesday, September 23, 2026
KANTIN 01 LDHK FH UNSRAT
————Selasa, 1 September 2026, Zoom Meeting. KANTIN 01 LDHK Membahas tentang Konstitusionalitas MBG dalam Anggaran Pendidikan dan Putusan MK No. 40/PUU-XXIV/2026
Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi (LDHK) melalui Departemen Pendidikan dan Pengembangan Anggota (PPA) kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Hukum dan Konstitusi (KANTIN) 01 secara daring melalui Zoom Meeting. Mengangkat tema “Konstitusionalitas MBG dalam Anggaran Pendidikan: Telaah Putusan MK No. 40/PUU-XXIV/2026”, kajian ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memahami persoalan kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dari sisi kebijakan publik, tetapi juga dalam perspektif hukum tata negara, hukum administrasi negara, serta konstitusionalitas pengelolaan anggaran pendidikan.
KANTIN 01 menghadirkan Dr. Benediktus Hestu Cipto Handoyo, S.H., M.Hum., Pakar Hukum Tata Negara Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan Dr. Muhtar Said, S.H., M.H., Peneliti Rechta Institut, sebagai pemateri. Jalannya diskusi dipandu oleh Jonathan Simatupang selaku Deputi Pendidikan yang bertindak sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, diskusi diawali dengan pembahasan mengenai karakteristik negara hukum. Konsep rule of law setidaknya memiliki tiga ciri utama, yakni supreme law, equality before the law, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Sementara itu, dalam konsep rechtsstaat, terdapat unsur tambahan berupa peradilan administrasi. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa aspek administrasi memiliki posisi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam memastikan setiap tindakan pemerintah tetap berada dalam koridor hukum.
Pembahasan kemudian diarahkan pada persoalan kewenangan pemerintah dalam melaksanakan kebijakan publik, termasuk program MBG. Dalam perspektif hukum administrasi negara, kewenangan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan ada atau tidaknya dasar hukum, tetapi juga bagaimana kewenangan tersebut dilaksanakan. Tindakan pemerintah dapat dipersoalkan apabila mengandung unsur perbuatan melawan hukum oleh penguasa, penyalahgunaan wewenang, maupun tindakan sewenang-wenang.
Persoalan tersebut menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan penggunaan anggaran pendidikan. Diskusi menyoroti bagaimana kebijakan MBG bersinggungan dengan pengalokasian anggaran negara serta mandat konstitusional mengenai anggaran pendidikan. Dalam konteks ini, pengelolaan anggaran tidak dapat dilepaskan dari tujuan dan fungsi anggaran itu sendiri, sehingga kebijakan yang menggunakan keuangan negara perlu ditempatkan dalam kerangka hukum administrasi dan konstitusi.
Monday, June 1, 2026
SEMINAR NASIONAL • LDHK FH UNSRAT
MENTORING ORGANISASI 03 • LDHK FH UNSRAT
Sunday, May 10, 2026
KELAS KEPENULISAN 05 • LDHK FH UNSRAT
————— Jumat, 08 Mei 2026. Zoom Meetings.
Wednesday, April 29, 2026
KELAS KEPENULISAN 04 • LDHK FH UNSRAT
————— Senin, 27 April 2026 Zoom Meetings.
Kelas Kepenulisan 04 (KANTIN): "Selayang Pandang Departemen Riset dan Inovasi: Breakdown The Common Mistake Of Writing As a Law Student"
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya intelektual dan tradisi kepenulisan di lingkungan organisasi, Departemen Riset dan Inovasi (DRI) dari Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi kembali menyelenggarakan Kelas Kepenulisan 04 (KeSan).
Pada kesempatan yang istimewa ini, kegiatan menghadirkan salah satu sosok penting dalam perjalanan DRI, yakni Demisioner Direktur Departemen Riset dan Inovasi pertama sekaligus salah satu founding mother DRI, Dir Chelsya Tumewu, S.H. Kehadiran beliau tidak hanya membawa materi mengenai kepenulisan, tetapi juga menghadirkan refleksi historis mengenai bagaimana DRI lahir dari sebuah keresahan intelektual yang nyata.
──────────────────────────────────────
Dalam sesi pembuka, Dir Chelsya membagikan cerita mengenai awal mula terbentuknya DRI. Beliau menjelaskan bahwa departemen ini lahir bukan sekadar sebagai pelengkap struktur organisasi, tetapi sebagai jawaban atas keresahan para senior terhadap minimnya ruang riset, pengembangan gagasan, dan budaya menulis yang terstruktur di dalam organisasi. Keresahan tersebut berangkat dari kesadaran bahwa mahasiswa hukum tidak cukup hanya aktif dalam forum diskusi dan debat, tetapi juga harus mampu menuangkan pemikiran kritisnya ke dalam karya tulis yang sistematis dan berdampak.
Dari titik inilah lahir gagasan untuk membentuk Departemen Riset dan Inovasi sebagai wadah yang fokus pada pengembangan budaya akademik, riset, dan inovasi pemikiran di tubuh LDHK.
──────────────────────────────────────
Lebih lanjut, Dir Chelsya menekankan bahwa esensi DRI bukan hanya soal menghasilkan tulisan, tetapi tentang membangun cara berpikir ilmiah, kritis, dan progresif di kalangan anggota organisasi. DRI hadir sebagai ruang untuk mengembangkan budaya riset, melatih kemampuan analisis isu hukum, membangun tradisi menulis akademik, serta mendorong inovasi gagasan dalam organisasi
Dalam konteks organisasi mahasiswa hukum, keberadaan DRI menjadi sangat penting karena menjadi jembatan antara diskursus teoritis dengan kontribusi intelektual yang nyata melalui tulisan.
Selain membahas sejarah dan esensi DRI, kegiatan ini juga memuat materi mengenai kepenulisan, khususnya kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan mahasiswa hukum dalam proses menulis.
Dir Chelsya menyoroti bahwa banyak mahasiswa masih melihat menulis sebagai sesuatu yang rumit, padahal inti dari penulisan akademik adalah ketepatan struktur, kekuatan argumentasi, dan relevansi data.
Penulisan yang baik harus dibangun dari pemahaman isu yang mendalam, riset yang memadai, struktur yang sistematis dan penggunaan bahasa yang formal namun efektif serta argumentasi yang berbasis referensi. Peserta diajak untuk memahami bahwa menulis bukan sekadar menyusun kata-kata, tetapi menyusun logika berpikir.
──────────────────────────────────────
Salah satu pesan yang sangat kuat dari kegiatan ini adalah pentingnya membiasakan diri untuk menulis sejak dini. Gagasan yang hanya berhenti dalam diskusi akan mudah menguap, tetapi ketika dituangkan dalam tulisan, ia dapat menjadi referensi, bahan kajian, bahkan inspirasi bagi generasi berikutnya. Kelas Kepenulisan 04 menjadi ruang yang mengingatkan bahwa budaya organisasi yang kuat selalu ditopang oleh tradisi intelektual yang hidup.
Melalui KeSan 04, anggota LDHK diajak untuk tidak hanya memahami teknik kepenulisan, tetapi juga meresapi semangat lahirnya DRI sebagai departemen yang berakar dari idealisme dan keresahan intelektual para senior.
Kehadiran Dir Chelsya Tumewu, S.H. sebagai founding mother DRI menjadi pengingat bahwa setiap ruang akademik yang ada hari ini merupakan hasil dari perjuangan, pemikiran, dan visi yang dibangun oleh generasi sebelumnya.
Kini, tanggung jawab itu diteruskan kepada generasi saat ini: untuk terus menulis, meneliti, dan menghadirkan inovasi gagasan demi perkembangan organisasi dan dunia hukum.
Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak
Salam Konstitusi ✊🏻
#KABINETNAWASENA
#LDHKFHUNSRAT
Tuesday, April 28, 2026
MENTORING ORGANISASI 02 • LDHK FH UNSRAT
Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak
Salam Konstitusi ✊🏻
#KABINETNAWASENA
#LDHKFHUNSRAT
Friday, April 17, 2026
KANTIN 03 • LDHK FH UNSRAT
————— Jumat, 10 April 2026, Zoom Meetings.
Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak
Salam Konstitusi ✊🏻
#KABINETNAWASENA
#LDHKFHUNSRAT
KELAS KEPENULISAN 03 • LDHK FH UNSRAT
————— Senin, 16 Maret 2026, Nutrihub Manado.
Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak
Salam Konstitusi ✊🏻
#KABINETNAWASENA
#LDHKFHUNSRAT
Monday, March 30, 2026
TALKSHOW & SHARING SESSION 03 • LDHK FH UNSRAT
—————— Jumat, 27 Februari 2026 Zoom Meetings.
Pemikir Kritis, Penutur Santun, Eksekutor Bijak
Salam Konstitusi ✊🏻
#KABINETNAWASENA
#LDHKFHUNSRAT
PENA KTI LDHK FH UNSRAT.
—————Senin, 14 September 2026, Lobby FH UNSRAT. Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (PENA KTI) Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi (LDHK),...
-
—————— Jumat, 27 Februari 2026 Zoom Meetings. Dari Organisasi ke Institusi Negara: The Making of a Young Prosecutor Dalam perjalanan memb...
-
———Manado, Kafe De’ Kersen (19 Agustus 2025) Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi kembali menegaskan...
-
————— Jumat, 10 April 2026, Zoom Meetings. Kajian Rutin Hukum dan Konstitusi 03 (KANTIN): Menelaah Konflik Iran–Amerika Serikat dalam Pe...

































